RUPS LB SETUJUI KUASI REORGANISASI

24 February 2012

Pada Rabu, 28 Desember 2011 telah dilaksanakan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) PT Indofarma bertempat Hotel Mid Plaza Jakarta. RUPSLB ini mengusung dua agenda, yakni penetapan kembali penggunaan saldo laba yang telah ditetapkan penggunaannya dan agenda kedua tentang persetujuan pelaksanaan kuasi reorganisasi Peseroan yang dilakukan dengan menilai kembali aset dan liabilitas (kewajiban) sesuai nilai wajar serta melakukan perjumpaan (set off) antara saldo defisit Perseroan dengan selisih hasil penilaian kembali (revaluasi) aset dan liabilitas (kewajiban) Perseroan.RUPSLB  dihadiri Direksi, Komisaris, wakil pemegang saham mayoritas, dan wakil pemegang saham minoritas serta undangan lainnya. Acara RUPS dipimpin oleh Komisaris Utama, Prof. Dr. Azrul Azwar, MPH.

Direksi memberikan pemaparan tentang dua agenda RUPS tersebut, dan dilanjutkan dengan forum tanggapan (tanya jawab) dengan peserta. Hasil keputusan agenda pertama, bahwa RUPS menyetujui menetapkan kembali penggunaan saldo laba yang telah ditetapkan penggunaannya senilai Rp 13.980.477.188,- untuk menambah saldo laba sehingga jumlah saldo laba per tanggal 30 September 2011 menjadi sebesar negatif Rp 57.661.903.925,-.

Dalam agenda RUPS yang kedua, Rapat telah memutuskan pelaksanaan kuasi reorganisasi Peseroan yang dilakukan dengan menilai kembali aset dan liabilitas (kewajiban) sesuai nilai wajar serta melakukan perjumpaan (set off) antara saldo defisit Perseroan dengan selisih hasil penilaian kembali (revaluasi) aset dan liabilitas (kewajiban) Perseroan dengan mengacu kepada dokumen keterbukaan informasi yang telah disampaikan sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari risalah rapat ini.

Di samping itu masih dalam kaitan agenda ke dua, RUPS juga memutuskan untuk menugaskan manajemen Perseroan guna menindaklanjuti hasil kuasi reorganisasi dengan melakukan; a. Transformasi budaya dan peningkatan kualitas dan kompetensi SDM. b. Peningkatan sistem manajemen modern dan proses produksi yang efisien dengan melaksanakan implementasi ERP. c. Mengoptimalkan dan meningkatkan kinerja perusahaan dan tata kelola perusahaan, khususnya anak perusahaan PT IGM., dan d. Secara konsisten melakukan implementasi GCG.  RUPS juga memutuskan memberikan kuasa kepada Direksi Perseroan untuk melakukan segala tindakan yang diperlukan untuk pelaksanaan Kuasi Reorganisasi sebagaimana mestinya dengan memperhatikan peraturan perundangan yang berlaku.

Bookmark the permalink.

Comments are closed.