P K B L

Program Kemitraan dan Bina Lingkungan (PKBL) 2016

 

Salah satu tanggung jawab Perseroan terhadap pengembangan sosial dan kemasyarakatan diwujudkan melalui Program Kemitraan dan Bina Lingkungan (PKBL). Program ini dijalankan dengan berdasar kepada Peraturan Menteri Negara BUMN No. PER-09/MBU/07/2015 tentang Program Kemitraan dan Program Bina Lingkungan BUMN. Program ini bertujuan untuk memberikan manfaat pengembangan masyarakat secara nyata pada setiap wilayah usaha BUMN. Secara khusus, pelaksanaan program PKBL diharapkan dapat membantu usaha pemerintah dalam meningkatkan kemandirian masyarakat, mengurangi jumlah pengangguran dan juga pengurangan jumlah penduduk miskin yang pada akhirnya meningkatkan pertumbuhan ekonomi.

Progam Kemitraan (PK) merupakan kegiatan penyaluran dana pinjaman bergulir dan dana pembinaan kemitraan kepada mitra binaan. Sasaran dari kegiatan PK adalah usaha kecil, dalam hal ini perorangan atau badan usaha dan koperasi yang mempunyai penjualan dan/atau omset per tahun setinggi-tingginya Rp2,5 miliar atau memiliki aktiva setinggi-tingginya Rp500 juta di luar tanah dan bangunan.

Aktivitas pembinaan kepada mitra binaan yakni berupa bantuan pembinaan untuk meningkatkan kualitas SDM dalam bentuk pendidikan, pelatihan dan pemagangan untuk meningkatkan kemampuan kewirausahaan, manajemen dan ketrampilan teknis produksi serta penelitian dan pengkajian penyusunan studi pengembangan usaha secara sefektif dan efisien melalui pelatihan yang dilaksanakan oleh Perseroan dan pihak-pihak yang berkaitan dengan pendidikan yang dibutuhkan.

Sasaran yang ingin dicapai dalam pembinaan mitra binaan adalah untuk meningkatkan kemampuan kewirausahaan dan manajerial mitra binaan serta memberikan pinjaman permodalan, peningkatan kemampuan produksi, pemasaran dan lain-lain sehingga usaha kecil yang dibina dapat menjadi usaha yang tangguh dan mandiri yang pada gilirannya nanti diharapkan dapat berkembang menjadi usaha menengah dan besar. Mitra binaan yang diberi bantuan dana PK dari Perseroan adalah pengusaha kecil yang produknya memiliki daya saing yang relatif cukup baik tetapi mengalami kesulitan dalam hal pemasaran, SDM, manajemen, permodalan, dan teknologi. Oleh karenanya, bantuan dana PKBL yang diberikan akan dapat mengatasi masalah tersebut sehingga diharapkan para pengusaha dapat mandiri dan berkembang menjadi usaha menengah dan besar sehingga memiliki daya saing dan menjadi pengusaha nasional yang tangguh.

Perseroan telah melakukan pembinaan terhadap usaha kecil dan koperasi (mitra binaan) sejak
tahun 1991, dan kepada mitra binaan tersebut telah disalurkan dana berupa pinjaman kemitraan dan hibah. Di tahun 2012, Perseroan membentuk Unit PKBL melalui Surat Keputusan Direksi Perseroan No. 789/DIR/SK/VIII/2014 tanggal 12 Agustus 2014 tentang Struktur Organisasi Unit Program Kemitraan dan Bina Lingkungan (PKBL).

Pada beberapa tahun belakangan, kegiatan PK dari Perseroan difokuskan kepada apotek kecil dengan cara pemberian pinjaman modal usaha dengan kegiatan pelatihan yang berfungsi untuk memberikan pengetahuan dan ketrampilan dalam melakukan kegiatan usaha sehingga pada akhirnya dapat berdiri secara mandiri secara berkelanjutan dalam jangka panjang. Secara lebih terperinci, Program Kemitraan ini terbagi dalam bentuk bantuan manajerial, bantuan produksi dan pemasaran, serta bantuan modal usaha.

Hingga tahun 2016 PKBL Perseroan telah melakukan pembinaan terhadap 1.643 mitra binaan.
Sepanjang tahun 2016 unit PKBL Perseroan tetap berjalan namun tidak terdapat aktifitas penyaluran pinjaman kepada mitra binaan. Unit PKBL Perseroan hanya melakukan kegiatan penagihan dan monitoring efektifitas kegiatan Program Kemitraan dari Perseroan terhadap mitra binaan. Sedangkan dana Program Bina Lingkungan telah disalurkan ke beberapa kegiatan antara lain:

24 Mei 2016
Kegiatan pemberian santunan kepada anak anak Yayasan Yatim Piatu Al Latifah di Cibitung, Bekasi, Jawa Barat, senilai Rp6.000.000

17 Agustus 2016
Kegiatan bakti sosial dalam rangka peringatan HUT ke-71 Kemerdekaan Republik Indonesia dengan bersinergi bersama BUMN lain yang berlokasi di provinsi Jambi, senilai Rp25.000.000

24 Juni 2016
Kegiatan Safari Ramadhan bersama BUMN lain yang diselenggarakan di Jakarta dan Bekasi. Kegiatan berupa sembako murah, santunan kaum dhuafa, dan bantuan sarana ibadah, senilai Rp97.500.000

23 September 2016
Kegiatan bakti sosial kepada para korban bencana alam banjir dan longsor di Garut, Jawa Barat. Pemberian bantuan berupa pakaian, makanan, paket obat, dan alat-alat kebersihan, senilai Rp30.000.000

Di samping pelaksanaan program PKBL , pengembangan sosial kemasyarakatan dari Perseroan juga diwujudkan melalui programprogram filantropi yang dianggap akan memberikan nilai tambah bagi masyarakat. Sifat program ini merupakan sumbangan dana Perseroan dengan sumber pendanaan berasal dari internal Perseroan yang besarnya ditentukan oleh kebijakan Direksi. Selain melakukan pengembangan sosial kemasyarakatan, program bantuan ini diharapkan meningkatkan loyalitas masyarakat terhadap Perseroan dan senantiasa memberikan dukungan kepada Perseroan yang dikenal sebagai produsen obat generik terbesar di tanah air.

Di tahun 2016, sebagian besar program bantuan Perseroan disalurkan kepada bidang-bidang kehidupan yang memiliki peran penting dalam pengembangan kualitas kehidupan masyarakat, yaitu bidang pendidikan, kesehatan, lingkungan dan keagamaan. Program filantropi seperti bantuan dana kepada korban bencana alam rutin dilakukan, selain tentunya program bantuan pendidikan maupun pembangunan rumah ibadah dan kegiatan donor darah. Perseroan juga turut serta dalam kegiatan “BUMN Hadir untuk Negeri”, dimana pada tahun 2016 kegiatan ini dilakukan di Wonosobo, Jawa Tengah. Selain itu, sinergi Perseroan bersama BUMN lainnya juga dilakukan dalam kegiatan Gempita Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-71 yang digelar di Provinsi Jambi.

Di tahun 2016, program bantuan Perseroan mampu menyerap dana hingga Rp382.248.450. Jumlah tersebut menurun 7,9% dari program bantuan tahun 2015 yang sebesar Rp410.300.000.
Penurunan ini terjadi karena beberapa kegiatan bakti sosial didukung pembiayaannya dari pos dana Bina Lingkungan.

= + =

Comments are closed.