Friday, 03 September 2010 10:16:42 PM  
 
| Home | Site Map | Webmail
   

Multi Language

Corporate Events

August 2010 September 2010 October 2010
Su Mo Tu We Th Fr Sa
Week 35 1 2 3 4
Week 36 5 6 7 8 9 10 11
Week 37 12 13 14 15 16 17 18
Week 38 19 20 21 22 23 24 25
Week 39 26 27 28 29 30

Menu Login






Lost Password?
No account yet? Register
Home arrow Products arrow Ethical (Branded Generic)
Infix syr
Nama Produk: (Klik untuk navigasi ke produk lain)
Komposisi
Infix® DS, tiap sendok takar (5 ml) suspensi mengandung cefixime 100 mg.
Cara Kerja
Cefixime merupakan antibiotik semisintetik golongan sefalosporin. Bersifat bakterisid dengan menghambat sintesa dinding sel. Cefixime aktif terhadap mikroorganisme gram positif seperti Streptococcus sp. Streptococcus pneumonia dan mikroorganisme gram negatif seperti Haemophilus influenza, Moraxella (Branhamella) catarrhalis, Escherichia coli dan Proteus sp. Infix® mempunyai stabilitas yang tinggi terhadap b-laktamase yang dihasilkan oleh mikroorganisme-mikroorganisme dan aktivitas yang baik melawan b;-laktamase yang diproduksi mikroorganisme. Cefixime didistribusikan ke dalam sputum, tonsil, sinus maxillaris mukosa, sekret dari telinga, cairan empedu, jaringan kandung empedu, cairan vesikel dan cairan prostat. Cefixime diekskresikan terutama melalui ginjal. Tidak ditemukan metabolit aktif antibakteri pada serum atau urin manusia.
Indikasi
Infix® diindikasikan untuk mengobati infeksi yang disebabkan oleh strains ikroorganisme yang peka seperti berikut ini :
Infeksi ringan saluran urin yang disebabkan oleh Escherichia coli dan Proteus mirabilis.
Otitis media yang disebabkan Haemophillus influenzae (Strains b-laktamase positif dan negatif), Moraxella (Branhamella) catarrhalis (b-laktamase positif) and Streptococcus pyogenes.
Faringitis dan Tonsillitis yang disebabkan Streptococcus pyogenes.
Bronkitis akut dan “acute exacerbations of chronic bronchitis” yang disebabkan Streptococcus pneumoniae dan Haemophillus influenzae (strains b-laktamase positif dan negatif).
Dosis

Dewasa dan anak-anak dengan berat badan ³ 30 kg: kapsul atau suspensi, 50 – 100 mg, 2 kali sehari.

Dosis disesuaikan dengan umur, berat badan dan kondisi penderita.

Untuk infeksi yang berat : Dosis ditingkatkan sampai 200 mg, 2 kali sehari.

Penderita gagal ginjal : Dosis dan frekuensi pemberian tergantung pada tingkat keparahan.

Dewasa dengan klirens kreatinin antara 21 dan 60 ml/menit atau pada penderita yang menjalani renal hemodialisis : Dosis yang diberikan adalah 75% dari dosis standar (yaitu 300 mg sehari dengan interval pemberian seperti biasa).

Dewasa dengan klirens kreatinin kurang dari 20 ml/menit atau pada penderita yang menjalani “continuous ambulatory peritoneal dyalisis” (CAPD) : Dosis yang diberikan adalah 50% dari dosis standar (yaitu 200 mg sehari dengan interval pemberian seperti biasa).

Pada over dosis akut : Dilakukan pembilasan lambung, karena tidak terdapat antidotum yang spesifik. Cefixime tidak secara substansial dipindahkan oleh hemodialisis atau dialisis peritoneal.

Anak-anak dengan berat badan < 30 kg

Suspensi : Dosis harian pada bayi adalah 1,5 – 3 mg / kg berat badan diberikan 2 kali sehari secara per oral.

Untuk infeksi yang lebih berat, dosis harus ditingkatkan sampai 6 mg / kg berat badan diberikan 2 kali sehari.

Pada anak-anak, otitis media harus diberikan pengobatan dalam bentuk sediaan suspensi. Studi klinis dari otitis media telah dihubungkan dengan suspensi dan hasilnya memperlihatkan bahwa untuk sediaan suspensi memberikan tingkat puncak darah yang lebih tinggi daripada bentuk sediaan tablet pada pemberian dosis yang sama. Karena itu, suspensi tidak boleh diganti dengan bentuk sediaan lain pada pengobatan otitis media.

Efek Samping

Gastro intestinal

Mungkin terjadi kolitis serius, seperti pseudomembranous colitis yang ditandai dengan adanya darah dalam tinja. Nyeri abdomen, diare, anoreksia, mual, muntah, dispepsia, flatulens, pruritus ani dan mulut kering, dilaporkan terjadi.

Sistem syaraf

Sakit kepala, gugup, insomnia, mengantuk, malaise dan fatigue.

Reaksi Hipersensitif

Erupsi kulit, urtikaria, drug fever, pruritus dan arthralgia. Hentikan pengobatan jika terjadi reaksi hipersensitif selama penggunaan cefixime.

Renal dan Genitourinari

Terjadi peningkatan sementara dari BUN dan konsentrasi kreatinin serum. Jarang terjadi dysuria  dan pyuria. Genital pruritus, vaginitis dan vaginal candidiatis dilaporkan pernah terjadi pada penderita yang menggunakan cefixime.

Hematologi

Jarang terjadi trombositopenia, trombositosis, leukopenia, leukositotis, eosinofilia, konsentrasi hemoglobin menurun dan hematokrit.

Hepatik

Terjadi peningkatan sementara dari SGOT, SGPT, Alkali phosphatase, bilirubin dan LDH.

Pernapasan

Jarang terjadi interstitial pneumonia atau sindrom PIE yang ditandai oleh demam, batuk, sesak    napas dan “abnormal chest x-ray” atau eosinofilia. Jika gejala-gejala ini timbul, hentikan segera penggunaan obat dan lakukan pemberian hormon adrenokortikal.

Defisiensi vitamin

Jarang terjadi defisiensi vitamin K (seperti hipoprotrombinemia) atau defisiensi kelompok vitamin B (seperti glossitis, stomatitis, anoreksia atau neuritis).

Perubahan pada flora bakteri

Terjadi stomatitis atau candidiasis.

Efek lain

Peningkatan konsentrasi amilase serum.

Pengujian laboratorium

Hasil positif palsu terjadi pada pengujian glukosa urin dengan menggunakan larutan Benedict, larutan Fehling dan Clinitest.

Hasil positif langsung diperoleh dengan menggunakan Coomb test.

Hasil positif palsu diperoleh pada pengujian keton urin dengan menggunakan nitroprusid.

Kontraindikasi

Penderita yang hipersensitif terhadap cefixime.

Interaksi Obat

Antasida :

Pemberian antasida yang mengandung aluminium hidroksida dan magnesium hidroksida pada individu sehat secara simultan dengan atau 2 jam sebelum atau setelah pemberian suatu dosis tunggal cefixime 400 mg secara oral, tidak memberikan efek klinis terhadap farmakokinetik suatu anti infeksi.

Probenecid :

Pemberian probenecid bersama-sama dengan cefixime dapat meningkatkan konsentrasi serum puncak dan area dibawah kurva konsentrasi serum-waktu (AUC) dari cefixime. Disamping itu, menurunkan klirens renal dan volume distribusi dari cefixime.

Carbamazepine :

Pemberian bersama-sama cefixime dan carbamazepine akan meningkatkan konsentrasi carbamazepine dalam plasma.

Nifedipine :

Pemberian bersama-sama cefixime dan nifedipine akan meningkatkan bioavailabilitas oral dari cefixime.

Over dosis

Pada overdosis akut : Dilakukan pembilasan lambung, karena tidak terdapat antidotum yang spesifik. Cefixime tidak secara substansial dipindahkan oleh hemodialisis atau dialisis peritoneal.

Cara Penyimpanan

Simpan pada suhu antara 15°C dan 25°C (dalam ruang AC).

Perhatian
Penggunaan jangka panjang dapat menimbulkan pertumbuhan mikroorganisme yang tidak sensitif.
Pada wanita menyusui, pemberian ASI harus dihentikan sementara selama penggunaan Infix®.
Keamanan pada wanita hamil belum diketahui. Pemberian Infix® pada wanita hamil, hanya boleh dilakukan jika efek terapetiknya lebih besar dari resikonya.
Manfaat dan keamanan obat ini pada anak-anak dengan usia kurang dari 6 bulan belum diketahui (termasuk pada bayi yang baru lahir dan bayi prematur).
Hati-hati penggunaan obat ini pada :
Penderita yang hipersensitif terhadap penisilin.
Penderita yang mengidap penyakit gastrointestinal, khususnya kolitis.
Penderita dengan catatan medis individu atau keluarga mempunyai penyakit alergi seperti asma bronkial, erupsi kulit dan urtikaria.
Penderita dengan kerusakan fungsi ginjal yang serius.
Penderita dengan nutrisi secara oral yang buruk, penderita yang mendapat nutrisi secara parenteral, penderita usia lanjut atau penderita yang kehilangan tenaga; observasi secara hati-hati harus dilakukan pada penderita yang mengidap penyakit tersebut, karena gejala defisiensi vitamin K mungkin terjadi.

Kemasan :Btl 30 ml
Harga:-,-
No. Registrasi :DKL0320930138A1
Copyright 2010 by Indofarma (Persero) Tbk